BAGIAN INFRASTRUKTUR JARINGAN

Bagian ini memiliki tugas utamanya adalah perencanaan dan pengembangan arsitektur jaringan dan server, mengkoordinir dan mengawasi tata kelola IT yang berjalan di lingkungan UMSU, memastikan layanan IT berjalan sesuai Service Level Agreement (SLA) yang telah disepakati, memastikan aspek keamanan infrastruktur dan aplikasi IT dan menginventaris aset infrastruktur jaringan dan server IT

Adapun tugas pokok sebagai berikut :

  1. Perencanaan dan Pengembangan Arsitektur Jaringan dan Server
    a. Melakukan analisis kebutuhan untuk menentukan persyaratan infrastruktur jaringan dan server untuk memastikan skala dan kapasitas yang cukup untuk mendukung semua operasi bisnis.
    b. Merancang dan mengembangkan arsitektur jaringan dan server yang skalabel, aman dan andal sesuai dengan kebutuhan organisasi
    c. Menyusun rencana implementasi dan migrasi infrastruktur jaringan dan server.
    d. Memilih dan membeli hardware, software, dan firmware yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
    e. Merancang dan mengimplementasikan solusi jaringan nirkabel.
    f. Mengkonfigurasi dan mengelola layanan jaringan seperti DHCP, DNS, dan VPN.
    g. Memastikan kepatuhan terhadap semua peraturan dan standar yang terkait dengan infrastruktur jaringan dan server.

  2. Operasi dan Pemeliharaan
    a. Melakukan pemeliharaan preventif dan korektif terhadap infrastruktur TI, termasuk server, jaringan, perangkat keras dan perangkat lunak.
    b. Memantau dan memelihara infrastruktur jaringan dan server secara berkala.
    c. Melakukan backup dan pemulihan data secara teratur.
    d. Menangani dan menyelesaikan masalah jaringan dan server secara tepat waktu dan efisien.
    e. Menerapkan patch keamanan dan pembaruan perangkat lunak secara berkala.
    f. Melakukan upgrade dan migrasi infrastruktur jaringan dan server sesuai dengan kebutuhan.
    g. Mendokumentasikan semua aspek infrastruktur jaringan dan server.
    h. Memberikan pelatihan kepada staf tentang penggunaan infrastruktur jaringan dan server.
    i. Menggunakan alat pemantauan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah sebelum mempengaruhi operasi bisnis.

  3. Keamanan
    a. Melakukan monitoring dan pengamanan infrastruktur TI untuk mencegah terjadinya gangguan dan kerusakan
    b. Mengimplementasikan dan memelihara solusi keamanan jaringan untuk melindungi organisasi dari ancaman internal dan eksternal.
    c. Memantau aktivitas jaringan untuk mendeteksi dan mencegah serangan siber.
    d. Melakukan pengujian penetrasi dan kerentanan secara berkala.
    e. Meningkatkan kesadaran keamanan staf tentang ancaman siber dan praktik terbaik keamanan.
    f. Mematuhi semua peraturan dan standar yang terkait dengan keamanan jaringan.

  4. Dukungan Pengguna
    a. Menyediakan dukungan teknis kepada staf terkait dengan infrastruktur jaringan dan server.
    b. Menangani pertanyaan dan keluhan pengguna terkait dengan infrastruktur jaringan dan server.
    c. Melatih staf tentang cara menggunakan infrastruktur jaringan dan server secara efektif.
    d. Mendokumentasikan solusi untuk masalah umum yang dialami pengguna.

  5. Pengembangan
    a. Mengawasi perkembangan teknologi baru yang terkait dengan infrastruktur jaringan dan server.
    b. Mengevaluasi dan mengimplementasikan teknologi baru yang dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi infrastruktur jaringan dan server.
    c. Berpartisipasi dalam komunitas profesional TI untuk tetap up-to-date dengan tren terbaru.

 

Tanggung Jawab:
1. Mengevaluasi perangkat keras dan perangkat lunak jaringan serta server yang ada.
2. Mengelola proses pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak baru yang diperlukan.
3. Memantau kinerja jaringan dan server secara terus-menerus untuk memastikan ketersediaan dan keandalan.
4. Melakukan pemeliharaan rutin terhadap perangkat jaringan dan server.
5. Mengelola pembaruan perangkat lunak dan firmware untuk memastikan sistem selalu up-to-date.
6. Menerapkan kebijakan dan protokol keamanan untuk melindungi jaringan dan data.
7. Mengelola firewall, sistem deteksi intrusi, dan alat keamanan lainnya untuk mencegah akses yang tidak sah.
8. Melakukan audit keamanan secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan.
9. Mengidentifikasi celah keamanan dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan.
10.Memastikan kapasitas jaringan dan server mencukupi untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
11.Merencanakan penambahan kapasitas sesuai dengan peningkatan kebutuhan organisasi
12.Mengoptimalkan kinerja jaringan dan server untuk memastikan efisiensi operasional.
13.Mengidentifikasi bottleneck dan melakukan tindakan perbaikan yang diperlukan.
14.Bekerja sama dengan tim lain dalam pengembangan dan implementasi proyek TI.
15.Memberikan dukungan teknis dan konsultasi dalam proyek pengembangan aplikasi dan layanan baru.
16.Menyusun dan memelihara dokumentasi teknis terkait infrastruktur jaringan dan server.
17.Melaporkan status dan kinerja infrastruktur kepada manajemen secara berkala
18.Mengembangkan dan menguji rencana pemulihan bencana untuk memastikan kontinuitas operasional.
19.Memastikan data dan layanan dapat dipulihkan dengan cepat setelah terjadi gangguan.
20.Mengelola proses backup data secara berkala.
21.Menyimpan backup di lokasi yang aman dan memastikan proses pemulihan data dapat dilakukan dengan efisien.
22.Mengoperasikan infrastruktur TI secara 24/7 untuk memastikan kelancaran dan ketersediaan sistem TI.
23.Melakukan backup dan restore data secara berkala untuk memastikan keamanan dan keutuhan data.
24.Memberikan layanan helpdesk TI kepada sivitas akademika untuk membantu menyelesaikan masalah TI yang mereka alami.
25.Melakukan analisis dan evaluasi terhadap kinerja infrastruktur TI.
26.Mengidentifikasi dan menyelesaikan bottlenecks dan permasalahan infrastruktur TI.
27.Merencanakan dan melaksanakan peningkatan infrastruktur TI untuk memenuhi kebutuhan yang semakin berkembang.